Black hole atau lubang hitam terbesar di alam semesta telah
ditemukan dengan berat 6,8 miliar kali massa Matahari. Saking besarnya,
lubang tersebut konon mampu menelan Bumi beserta seluruh isi tata surya.
Dengan
ukuran cakrawala sebesar itu, diperkirakan seluruh isi tata surya tidak
bisa melarikan diri dari tepi ini, termasuk cahaya sekali pun. Sebagai
perbandingan, besarnya bisa mencapai empat kali lipat orbit planet
Neptunus.
Lubang hitam itu terletak di M87. Sejauh ini, ia adalah
galaksi terbesar yang terdekat dengan galaksi Bima Sakti. Jaraknya
diperkirakan kurang lebih 50 juta tahun cahaya dari Bumi dan masih belum
diketahui kapan 'monster' ini lahir.
Menilik ukurannya yang
sangat raksasa, sejumlah ilmuwan menganggap lubang itu tercipta karena
ratusan lubang hitam yang bergabung menjadi satu di masa lalu.
"Ia
bisa menelan sistem tata surya kita," kata Karl Gebhardt, seorang
ilmuwan asal University of Texas, Austin-AS, seperti dikutip dari All Voices, Minggu 16 Januari 2011.
Sebuah
teleskop khusus di Hawaii digunakan oleh para ilmuwan untuk mengamati
obyek yang diperkirakan memiliki berat dua kali lipat dibandingkan
sebelumnya. Dengan teleskop tersebut, Gebhardt dan timnya mampu
mengamati obyek luar angkasa hingga kejauhan 500 km.
"Dan, lubang
hitam raksasa ini adalah lubang hitam termasif dan terakurat yang
pernah kami temukan," kata Astronom George Djorgovski dari California
Institute of Technology di Pasadena.
Selasa, 22 Mei 2012
London – Tim
pemburu bangkai kapal
menemukan obyek bulat di dasar
Laut Baltik pada 2011. Kini tim
ini mengaku menemukan bukti
visual keberadaan ‘cakram’ kedua alien itu. Menurut laporan CNN, tim ini menemukan bukti visual tersebut
200 meter dari temuan pertama.
Pemimpin tim, Peter Lindberg,
sebelumnya menyatakan obyek
pertama temuannya yang berada
300 meter di bawah permukaan laut itu diduga kuat adalah UFO. Menurut banyak laporan, Laut
Baltik merupakan ‘kandang’
benda-benda tak terduga. “Saya tak tahu benda apa itu,
namun ini akan sangat menarik,”
kata ahli sonar Ardreas Olsson. Obyek pertama temuan tim ini
berdiameter 60 meter dan
ditemukan pada Juni tahun lalu. Di sisi lain, memang banyak orang
yakin itu adalah UFO yang jatuh
di dasar laut dan menyisakan
jalur kehancurannya sepanjang
275 meter.
pemburu bangkai kapal
menemukan obyek bulat di dasar
Laut Baltik pada 2011. Kini tim
ini mengaku menemukan bukti
visual keberadaan ‘cakram’ kedua alien itu. Menurut laporan CNN, tim ini menemukan bukti visual tersebut
200 meter dari temuan pertama.
Pemimpin tim, Peter Lindberg,
sebelumnya menyatakan obyek
pertama temuannya yang berada
300 meter di bawah permukaan laut itu diduga kuat adalah UFO. Menurut banyak laporan, Laut
Baltik merupakan ‘kandang’
benda-benda tak terduga. “Saya tak tahu benda apa itu,
namun ini akan sangat menarik,”
kata ahli sonar Ardreas Olsson. Obyek pertama temuan tim ini
berdiameter 60 meter dan
ditemukan pada Juni tahun lalu. Di sisi lain, memang banyak orang
yakin itu adalah UFO yang jatuh
di dasar laut dan menyisakan
jalur kehancurannya sepanjang
275 meter.
Sabtu, 05 Mei 2012
'Supermoon' di Langit Malam
Siap-siap melihat ke langit malam pada Minggu (6/5/2012) ini. 'Supermoon' atau bulan purnama terbesar sepanjang tahun akan datang lagi. Pada saat 'Supermoon' terjadi, Bulan akan sangat dekat dari Bumi sehingga tampak 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang. Fenomena ini pernah terjadi pada 2011 dan akan berulang lagi tahun ini. Berikut adalah beberapa foto fenomena 'Supermoon' pada 2011.
klik this my page http://adf.ly/8BupX thks :)
Langganan:
Komentar (Atom)

