Senin, 16 November 2015

BOSS SEBAL



Setiap hari terus berganti, semua hanya terlewatkan. Ketika perayaan besar yang dahulu dikenang akan dilupakan hanya hitungan hari dan hilang dari memori ingatan. Pertanyaan-pertanyaan diberikan untuk mengingat kembali, tetapi dengan hasil yang mengecewakan mereka menghapus semua ingatan itu. Kepala terbakar, otak yang sudah semakin panas, beberapa tulisan bagus diciptakan otak yang berasap.
            Kenangan hari, tanggal, jam, dan tahun pada buku yang dicatat harian, seperti buku harian yang sedikit berbeda. Ketika semua sudah didepan mata, hanya mengulurkan tangan akan mendapatkan semua yang diinginkan, tetapi kepentingan-kepentingan menghantui memilih untuk mengabaikan semuanya atau memindahkan pola berfikir. Sehingga semua ingatan itu menghilang. Semua jalan itu tidak akan terus membaik, tetapi juga memburuk. Mereka berkata seperti itu karena merasakan, tetapi tidak sebanding dengan mereka-mereka yang lain. Jenis burung yang berbeda-beda, itulah mereka.
            Hari terus berganti, bumi berputar, dan memulai dari hari senin sampai minggu. Tokoh-tokoh di dunia jatuh pada hari yang berbeda-beda sebelum mereka menjadi sukses dan nama mereka diabadikan pada perayaan di hari-hari tertentu. Catatan mereka akan dibaca dan diteliti.


Selasa, 03 November 2015

Pemusnahan Budaya Carok Madura 2016


Pemusnahan Budaya Carok Madura 2016
Septian Anugraditya, Yoga Firmansyah, dan Muhammad Kamil Syarif
ABSTRAK
          Budaya seharusnya dapat dinikmati banyak orang. Budaya dilestarikan sebagai ciri khas daerah. Budaya karapan sapi adalah budaya khas Madura, karena dapat dinikmati banyak orang, sebagai perlombaan kereta sapi dan melestarikan teknik tradisional pengolahan tanah atau pembajak tanah dalam bahasa Indonesia. Memiliki agenda tahunan setiap perayaan karapan sapi. Menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), budaya harus diperkenalkan, cara melestarikan budaya. Banyaknya penduduk luar negri khususnya Asean (Asia Tenggara) yang akan berkunjung dan menetap di Indonesia, untuk mengembangkan perekonomian.
          Pemusnahan budaya carok Madura, menjadi catatan penting sejarah saat menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) 2015. Memiliki ciri khas, memiliki keterampilan khusus, tetapi merugikan orang lain. Sebuah percobaan pertama tahun 2016 tentang pemusnahan budaya carok dengan membumihanguskan buku-buku tentang teknik-teknik carok dan menembak mati pelaku carok di tempat tersembunyi dan tempat umum. Melihat respon masyarakat Madura tentang pemusnahan budaya mereka. Satu budaya musnah dan hilang. Bukan budaya yang baik diperkenalkan penduduk Asia Tenggara, karena bentuk dari budaya carok itu sendiri.
          Pergerakan aksi demonstrasi pertama yang mengangkat penghapusan budaya carok. Aksi kritis yang berbahaya bagi identitas satu daerah, karena akan menghilang. Budaya carok bukan budaya, tetapi aksi kekerasan, yang didasarkan pada rasa iri bentuk kemarahan. Setiap individu melakukan carok dianggap seperti ilmu bela diri khas dengan senjata tajam, tetapi bagaimana setiap individu menjelaskan kasus pembunuhan senjata tajam di tempat umum. Dipertontonkan dengan jatuhnya korban jiwa. Seperti perkelahian dan tidak ada yang bisa menghentikan perkelahian itu, karena terikat dengan adanya perjanjian yang sudah disepakati sebelumnya atas nama keadilan. Semua yang terjadi diadili didalamnya, didalam budaya carok.

Kata kunci: pemusnahan, budaya carok, demonstrasi