Selasa, 03 November 2015

Pemusnahan Budaya Carok Madura 2016


Pemusnahan Budaya Carok Madura 2016
Septian Anugraditya, Yoga Firmansyah, dan Muhammad Kamil Syarif
ABSTRAK
          Budaya seharusnya dapat dinikmati banyak orang. Budaya dilestarikan sebagai ciri khas daerah. Budaya karapan sapi adalah budaya khas Madura, karena dapat dinikmati banyak orang, sebagai perlombaan kereta sapi dan melestarikan teknik tradisional pengolahan tanah atau pembajak tanah dalam bahasa Indonesia. Memiliki agenda tahunan setiap perayaan karapan sapi. Menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), budaya harus diperkenalkan, cara melestarikan budaya. Banyaknya penduduk luar negri khususnya Asean (Asia Tenggara) yang akan berkunjung dan menetap di Indonesia, untuk mengembangkan perekonomian.
          Pemusnahan budaya carok Madura, menjadi catatan penting sejarah saat menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) 2015. Memiliki ciri khas, memiliki keterampilan khusus, tetapi merugikan orang lain. Sebuah percobaan pertama tahun 2016 tentang pemusnahan budaya carok dengan membumihanguskan buku-buku tentang teknik-teknik carok dan menembak mati pelaku carok di tempat tersembunyi dan tempat umum. Melihat respon masyarakat Madura tentang pemusnahan budaya mereka. Satu budaya musnah dan hilang. Bukan budaya yang baik diperkenalkan penduduk Asia Tenggara, karena bentuk dari budaya carok itu sendiri.
          Pergerakan aksi demonstrasi pertama yang mengangkat penghapusan budaya carok. Aksi kritis yang berbahaya bagi identitas satu daerah, karena akan menghilang. Budaya carok bukan budaya, tetapi aksi kekerasan, yang didasarkan pada rasa iri bentuk kemarahan. Setiap individu melakukan carok dianggap seperti ilmu bela diri khas dengan senjata tajam, tetapi bagaimana setiap individu menjelaskan kasus pembunuhan senjata tajam di tempat umum. Dipertontonkan dengan jatuhnya korban jiwa. Seperti perkelahian dan tidak ada yang bisa menghentikan perkelahian itu, karena terikat dengan adanya perjanjian yang sudah disepakati sebelumnya atas nama keadilan. Semua yang terjadi diadili didalamnya, didalam budaya carok.

Kata kunci: pemusnahan, budaya carok, demonstrasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar