Senin, 23 November 2015

PROTOTIPE BONGDA (BONGKAR TEMBOK UNTUK JENDELA)


Pembuatan prototype menjadi penentu pembuatan alat dalam bentuk massal, jika prototype tersebut creative—belum pernah ada sebelumnya dan sangat bermanfaat fungsinya. Dengan membawa permasalahan yang ada di lingkungan sekitar, maka digambarkan  model prototype alat tersebut. Seperti permasalahan pada pembuatan jendela bangunan rumah. Pada penyusunan dinding-dinding rumah berbahan dasar batu-bata merah atau batu-bata putih, sebagai konstruksi bangunan ketika lupa untuk memasang persegi sebagai tempat jendela.
Konstruksi bangunan akan sangat dimudahkan jika ada prototype alat yang dapat membuat bongkaran berbentuk persegi pada dinding-dinding yang sudah terpasang rapi. Tanpa membutuhkan waktu yang lama dan tenaga untuk membongkar dan memasang kembali batu-bata yang sudah menjadi dinding, atau kemudahan pada posisi dinding lantai 2 bangunan. Mengantisipasi bentuk serpihan atau pecahan batu-bata akibat bongkaran tersebut jatuh dan berserakan.
Deskriptif pada prototype alat ini dapat memotong dinding membentuk persegi dengan rapi, sesuai sudut 90 derajat pada setiap sikunya, dan tidak mengotori bagian di sekitar bangunan yang sudah rapi. Jika digambaran lagi, maka bentuk prototype ini sama dengan alat klip pada kertas yang dapat melubangi kertas secara praktis, rapi, dan kotoran atau sisa kertas dapat tertampung rapi. Keluhan yang dialami konstruksi bangunan dan juga pemilik bangunan adalah sampah atau kotoran berupa batu-batu yang tertimbun menyebabkan permukaan tanah menjadi bertambah tinggi. Kondisi ini biasanya terjadi pada bongkar pasang rumah yang lahannya sempit.
by: Septian Anugraditya 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar